BERTANYA KEPADA AHLINYA DAN SERAHKAN KEPADA AHLINYA

Sebuah ungkapan diatas sangat menarik jika kita bahas secara eksplisit. Berawal dari anjuran yang terdapat dalam kitab samawi dan kedua berawal dari ungkapan seorang Syaikh Ahmad Zarruq.

Perpaduan yang sangat tepat menurut saya, mengapa? Sebuah masalah ataupun apa saja haruslah kita tanyakan kepada ahlinya. Sebagaimana ungkapan Syaikh Ahmad Zarruq keahlian pada suatu hal menuntut keharusan penyerahan kepada yang berhak menerimanya atau ahlinya – karena ia akan menjalankan menurut kemampuannya dan memposisikan sesuai dengan tempatnya. Ungkapan yang tersirat mengindikasikan akan wajibnya segala hal – apapun bentuknya – kita tanyakan dan kita serahkan kepada ahlinya.

Seorang yang ahli dalam bidangnya akan menempatkan sesuatu secara proporsional. Contohnya: jika saya membeli sebuah produk mobil yang bermerek, lalu rusak dalam waktu yang cukup singkat, saya masih mempunyai garansi mobil tersebut akan tetapi jarak tempuh service mobil tempat saya membeli sangat jauh, akhirnya saya membawa mobil itu kepada produk lain, apakah yang terjadi !!. Sepandai-pandainya seorang dalam merakit dan memperbaiki alat jika ia disuruh memperbaiki yang lain maka ia akan mengalami kesusahan. Dan masih banyak lagi contoh yang mengikbatkan fatal jika bukan kita serahkan kepada ahlinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s