PILIHLAH CALON KETUA BEM SESUAI HATI NURANIMU

Asrama atau Pondok Pesantren merupakan wadah tranformasi, aktualisasi diri melalui mu’amalah sesama santri atau mahasiswa, santri atau mahasiswa kepada ustadh, santri atau mahasiswa dengan kiyai di dalam lingkungan pesantren. Kegiatan dalam lingkungan universitas atau kampus khususnya harus di naungi oleh satu organisasi, dan saat ini kita mengenalnya dengan BEM – yang nantinya wujud dari BEM mampu mengolah mahasiswa menjadi mahasiswa yang terampil dalam berbagai hal. Kreasi-inovasi dituntut hadir dalam setiap jiwa mahasiswa atau santri dimana hal tersebutlah yang akan menjawab dinamika kehidupan.
BEM (Badan Ekskutif Mahasiswa) merupakan badan yang berfungsi sebagai Aspiratif, Advokasi, Koordinasi dan lain sebagainnya. Ketiga aspek tersebut harus tertanam dalam tubuh BEM, mengingat ia sebagai badan penyalur keinginan mahasiswa, ia menjadi sebuah badan yang menangani masalah dan melahirkan problem solving, ia sebagai represantasi lidah kepada pihak tertinggi dalam sebuah kampus/universitas/sekolah tinggi.
Perjuangan BEM adalah perjuangan mahasiswa pada hakikatnya, memperjuangkan, menyusun dan melaksanakan kebijakana organisasi yang berhubungan dengan mahasiswa. BEM laksana presiden yang menaungi mahasiswa, kebijakan dan kepiawiannya dalam mengolah organisasi mampu menghantarkan BEM secara khusus dan mahasiswa secara komunal kepada transformasi positif.
Pilihlah calon ketua BEM sesuai hati nuranimu – itulah pesan yang tepat buat anda sekalian. BEM sebagai representasi mahasiswa, siapa yang bijak dialah yang beruntung. Tulisan ini mengajak untuk mengajak teman-teman dalam memilih dengan keseriusan dan pertimbangan yang matang-matang. Mencari pemimpin yang mampu mendengarkan suara atau aspirasi mahasiswa, pemimpin yang mampu melaksanakan program bukan terletak pada kepintaran ia semata namun terletak pada semangat atau ghiroh dirinya. Olehkarena itu pemimpin sejati merupakan impian kami semua.
Tulisan ini untuk memberikan semangat kebersamaan dalam mengatur sebuah organisasi khususnya di pesantren, pesantren merupakan tulang punggung Indonesia, karenanya santri-santri wajib dan layak untuk aktif dan menghidupkan BEM atau organisasi yang ada di dalam pesantren.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s