Tips Menghafal Qur’an

Tips ini pada dasarnya pengalaman dan percobaan saya, dari metode-metode yang diajarkan guru-guru penghafal Qur’an. Oleh karenanya mungkin nantinya tips ini mungkin cocok dan mungkin tidak cocok kepada anda, ini sekedar sharing tips dari saya, selama menghafal Qur’an. Setiap orang yang bergelut dalam dunia menghafal, dia akan mempunyai pengalaman tersendiri dan metode yang ditemukannya.
1. Niat yang tulus, datang dari sanubari kita sendiri, semangat akan tumbuh dari niat yang seperti demikian. Niat yang saya maksud adalah niat menghafal Qur’an 30 juz dan jika lupa kita bersedia untuk mempertanggungjawabkannya dikemudian hari. Niat menghafal terbagi dua: pertama: niat hanya untuk menghafal dikarenakan ada tuntutan, seperti tuntutan menjadi imam dll. Kedua: niat untuk mempertahankan kalam Ilahi Rabi, siapa yang menolong firmannya dia akan ditolong dalam segi kekuatan hafalannya.
2. Bacalah ayat atau surah sebanyak 50-100. Proses ini jarang digunakan di Indonesia, saya menggunakan metode ini dari Syaikh Sofyan Nur, adik dari Syaikh Nur Diin al-Banjari al-Makki. Metode ini membantu hafalan kita menjadi kuat, walaupun jarang muraja’ah, tetapi jika bisa muraja’ah setiap waktu itu lebih baik.
3. Kirim al-Fatihah sebanyak 100X kepada setiap guru-guru yang mengajarkan anda al-Qur’an.
4. Sholat Sayyidina Ali, sholat ini dilakukan setiap malam jum’at selama proses penghafalan. Ini saya buktikan, dan saya bisa merasakannya.
5. Jangan makan-makanan yang serba asam, karena hal tersebut mempengaruhi kekuatan hafalan. Saya tidak bisa membuktikan secara ilmiah, tetapi aspek itu mempengaruhi kekuatan hafalan saya.
6. Jangan pernah menduduki tempat duduk guru-guru penghafal anda, ini tidak hanya sekedar masalah penghormatan tetapi lebih dari itu.
7. Selama proses menghafal, gunakan satu mushaf, ini membantu kita dalam proses menghafal.
8. Menghafal Qur’an dengan istiqomah. Istiqomah yang saya maksud adalah jika awalnya satu halaman, maka usahakan satu halaman seterusnya, ketika sudah mampu untuk menghafal dua halaman, dan begitu seterusnya. Istiqomah lebih baik dari seribu karomah.
9. Membaca halaman yang ingin dihafalkan sebelum tidur dan membaca kembali setelah bangun tidur, membacanya sesuai poin no satu, setelah lancar dan tidak ada salahnya baru memulai menghafalnya.
10. Waktu yang enak dan memudahkan untuk menghafal adalah antara sahur dan shubuh, setelah subuh dan habis ashar.
11. Muraja’ahkan hafalan lama anda lebih banyak dua kali daripada hafalan baru anda.
Jika ada yang tidak faham, silahkan tanya melalui twitter @RSTKQ. Syukron

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s